
Waspada Demam berdarah
Demam Berdarah Dengue (DBD) disebabkan oleh virus dengue yang ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti. Berdasarkan laporan WHO (2024), Indonesia termasuk negara dengan kasus DBD tertinggi di Asia Tenggara. Penularan meningkat pada musim hujan akibat banyaknya genangan air yang menjadi tempat berkembang biak nyamuk.
Gejala awal DBD meliputi demam tinggi mendadak, nyeri sendi, ruam kulit, dan penurunan trombosit. Jika tidak ditangani cepat, DBD dapat berkembang menjadi dengue shock syndrome yang berpotensi fatal. Menurut Indonesian Journal of Tropical and Infectious Disease (2023), peningkatan kesadaran masyarakat dalam pemberantasan sarang nyamuk menurunkan angka kasus hingga 35%.
Langkah pencegahan yang efektif adalah menerapkan 3M Plus: Menguras tempat air, Menutup wadah air, dan Mendaur ulang barang bekas yang berpotensi menampung air, serta memakai lotion anti nyamuk. Puskesmas dapat mendukung dengan program PSN (Pemberantasan Sarang Nyamuk) rutin dan edukasi warga.
